Kabupaten Kupang merupakan kabupaten yang tofographinya bergunung-gunung dan berbukit dengan derajat kemiringan sampai 45O. Permukaan tanah kritis dan gundul sehingga peka terhadap erosi. Namun pada hamparan dataran rendah merupakan lahan yang subur dan luas dimana biasanya penduduk kabupaten Kupang terkonsentrasi disana. Tofographi yang seperti ini menimbulkan isolasi fisik, isolasi ekonomi dan isolasi sosial, apalagi oleh kurangnya dukungan infrastruktur seperti jalan dan jembatan diberbagai kecamatan. Sementara transportasi kepulau-pulau tertentu seringkali agak mahal karena rendahnya frekwensi sarana perhubungan kebeberapa pulau, dimana hal tentunya juga mempengaruhi harga barang dan jasa dipulau-pulau tertentu.
Di Kabupaten Kupang juga terdapat sungai-sungai yang airnya mengalir sepanjang tahun, dengan panjangnya yang bervariasi, antara lain :
| |
Beberapa kecamatan berada pada ketinggian 100m sampai 1000 diatas permukaan laut (dpl). Beberapa kecamatan di daerah Amfoang misalnya berada antara 500 - 1000 dpl, dan beberapa daerah seperti Raijua, Sabu Barat, Hawu Mehara, daerah Semau, Kupang Barat, Nekamese dll berada 0-100 dpl. Sementara secara umum tofografi kabupaten dapat dirinci sebagai berikut:
a. Kemiringan
| Kemiringan | Luas Areal | % daratan |
| 00 - 20 | 34.462 ha | 10,15% dari luas daratan |
| 30 - 150 | 197.146 ha | 26,86% dari luas daratan |
| 150 - 400 | 324 ha | 42,26% dari luas daratan |
| diatas 410 | 137 ha | 18,73% dari luas daratan |
b.Ketinggian dari permukaan laut
Tingkat ketinggian: Wilayah Kabupaten Kupang berada pada ketinggian dari permukaan laut 0 - 500 meter, dengan perincian sebagai berikut:
| Kemiringan | Luas Areal | % daratan |
| 0 - 50 meter | 47 144 Ha | (20,50%)dari luas daratan |
| 50 - 100 meter | 112 126 Ha | (15,28%)dari luas daratan |
| 100 - 150 meter | 98 133 Ha | (13,37%)dari luas daratan |
| 150 - 500 meter | 301 960 Ha | (41,55%)dari luas daratan |
| 500 meter | 74 509 Ha > | (10,15%)dari luas daratan |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar